Pelaku Penembakan Pelajar Saat Tawuran di Belawan Menyerahkan Diri

Irfan alias Ipan Jengkol (34) pelaku penembakan pelajar hingga tewas saat tawuran. (Dok Polres Pelabuhan Belawan)

Irfan alias Ipan Jengkol (34) pelaku penembakan pelajar hingga tewas saat tawuran. (Dok Polres Pelabuhan Belawan)

NET Medan – Pelaku penembakan pelajar hingga tewas saat tawuran di Belawan menyerahkan diri ke Polres Pelabuhan Belawan. Terungkap jika pelaku juga terlibat kematian pelajar yang terkena panah saat tawuran.

Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Oloan Siahaan mengungkapkan pelaku penembakan saat tawuran itu adalah Irfan alias Ipan Jengkol (34) setelah pihaknya mengultimatum penangkapan pelaku dalam tempo 2 x 24 jam dalam kondisi apapun. Ia mendatangi Polres Pelabuhan Belawan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya atas korban tewas saat tawuran.

“Dan akhirnya, pada Kamis 24 April 2025, tersangka menyerahkan diri didampingi oleh keluarganya,” sebut Oloan, Sabtu 26 April 2025.

Pelaku penembakan tawuran itu merupakan warga Lorong Papan, Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan ini, terlibat dalam dua Kasus tawuran di Kecamatan Medan Belawan.

Baca: Polisi Tangkap Bandar Narkoba yang Dipaksa Lepas OTK di Belawan

Barang bukti penembakan pelajar saat tawuran di Belawan. (Dok Polres Pelabuhan Belawan)
Barang bukti penembakan pelajar saat tawuran di Belawan. (Dok Polres Pelabuhan Belawan)

Kasus pertama, pelaku penganiayaan terhadap Rasyid (16), korban tawuran yang tewas akibat terkena panah pada bulan Agustus 2024, lalu. Kasus kedua, sebagai pelaku penembakan menggunakan senapan angin dalam tawuran. Yakni di Jalan TM Makam Pahlawan, Kecamatan Medan Belawan, Sabtu malam, 19 April 2025, sekitar pukul 22.00 WIB.

Atas kejadian tawuran terakhir tersebut, menewaskan seorang pelajar SMP kelas 3, bernama Dimas Prasetya (16) meninggal dunia dalam peristiwa itu. Terkena tembakan senapan angin di dada sebelah kanan.

“Dari hasil pemeriksaan, tersangka telah mengakui perbuatannya dalam kasus penganiayaan yang menyebabkan meninggalnya Rasyid. Sementara dalam kasus penembakan terhadap Prasetya, saat ini masih kami dalami karena pihak keluarga korban belum membuat laporan resmi,” jelas Oloan.

Baca: Senjata Makan Tuan, Remaja di Medan Tertancap Sajam Sendiri Saat Tawuran

Polres Pelabuhan Belawan akan Tindak Tegas Pelaku Tawuran

Kapolres Pelabuhan Belawan menegaskan pihaknya, akan terus memburu dan menindak tegas setiap pelaku aksi tawuran demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami tidak akan ragu mengambil tindakan hukum tegas terhadap siapapun yang terlibat aksi tawuran. Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih memperhatikan anak-anaknya dan bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di wilayah Belawan,” tutur Oloan.

Sementara itu, Ipan Jengkol mengakui perbuatannya dan mengungkapkan rasa penyesalannya atas tindakan yang telah ia lakukan. Ia juga mengimbau rekan-rekannya agar tidak lagi terlibat dalam aksi tawuran, yang hanya menimbulkan kerugian dan duka.

“Saya menyesal sekali. Tawuran itu tidak ada gunanya. Saya berharap teman-teman lain jangan tiru saya dan berhenti melakukan tawuran,” ucap Ipan Jengkol.

Read Previous

Bedah Buku dan Refleksi Kolektif, Kawasan Batang Toru Harapan Terakhir Orangutan Tapanuli

Read Next

Pria di Labusel Ditangkap Kasus Pencabulan 3 Gadis, Satu Korban Hamil

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *